Mojokerto – Pemerintah Desa Temon, Kecamatan Trowulan, Kabupaten Mojokerto, mulai melaksanakan program betonisasi jalan lingkungan sebagai salah satu upaya meningkatkan aksesibilitas dan mendongkrak perekonomian masyarakat. Pembangunan infrastruktur ini diharapkan dapat memperlancar mobilitas warga, khususnya dalam kegiatan pertanian, perdagangan, serta transportasi sehari-hari.
Infrastruktur sebagai Penopang Ekonomi Desa
Kepala Desa Temon menjelaskan, jalan lingkungan yang sebelumnya masih berupa tanah dan sebagian rusak kini dibeton agar lebih kuat dan tahan lama. Kondisi jalan yang selama ini becek saat musim hujan dan berdebu saat kemarau kerap menyulitkan warga dalam beraktivitas.
“Dengan betonisasi ini, akses warga lebih mudah. Hasil panen bisa lebih cepat diangkut, pedagang keliling juga tidak kesulitan masuk desa, dan anak-anak bisa bersekolah tanpa hambatan,” ujarnya.
Pekerjaan Dilakukan Padat Karya
Proses betonisasi jalan lingkungan ini melibatkan warga sekitar melalui sistem padat karya. Selain mempercepat pekerjaan, hal ini juga membuka lapangan kerja sementara bagi masyarakat, sehingga manfaat pembangunan dapat dirasakan langsung.
“Kami sengaja melibatkan masyarakat agar mereka merasa memiliki hasil pembangunan ini. Selain itu, mereka juga mendapat tambahan penghasilan,” tambah perangkat desa.
Dampak Positif bagi Pertanian dan UMKM
Sebagian besar warga Desa Temon menggantungkan hidup dari sektor pertanian dan usaha kecil menengah (UMKM). Jalan yang lebih baik diyakini mampu memperlancar distribusi hasil pertanian seperti padi, jagung, hingga sayuran ke pasar.

Baca juga: Pelajar di Mojokerto Tertipu Motor GL Max, Uang Pembayarnya Cuma Mainan
Tidak hanya itu, pelaku UMKM lokal seperti pengrajin dan pedagang makanan rumahan juga lebih mudah memasarkan produk mereka ke wilayah lain. Dengan akses jalan yang baik, ongkos distribusi bisa ditekan dan harga jual lebih kompetitif.
Sinergi Pemerintah Desa dan Kabupaten
Program betonisasi jalan lingkungan ini merupakan bagian dari sinergi antara pemerintah desa dengan pemerintah Kabupaten Mojokerto. Dana pembangunan sebagian besar bersumber dari anggaran dana desa, ditambah dukungan teknis dari dinas terkait.
“Ini bentuk nyata penggunaan dana desa yang tepat sasaran. Jalan yang dibangun akan bertahan lama dan memberikan dampak nyata bagi perekonomian masyarakat,” ujar salah satu anggota Badan Permusyawaratan Desa (BPD).
Harapan Warga
Warga Desa Temon menyambut gembira adanya betonisasi jalan. Menurut mereka, pembangunan ini akan membawa perubahan besar, terutama dalam kegiatan ekonomi dan sosial.
“Dulu kalau musim hujan, motor sering terjebak lumpur. Sekarang jalannya sudah bagus, kami bisa cepat ke pasar dan anak-anak tidak terlambat sekolah,” kata Siti, seorang ibu rumah tangga setempat.
Menuju Desa Mandiri dan Sejahtera
Betonisasi jalan lingkungan di Desa Temon menjadi salah satu langkah penting menuju desa yang mandiri dan sejahtera. Dengan infrastruktur yang memadai, Desa Temon diharapkan mampu mengembangkan potensi lokalnya dan meningkatkan kesejahteraan seluruh warganya.
“Pembangunan jalan bukan hanya soal fisik, tapi juga pondasi untuk membangun ekonomi desa. Kami ingin Desa Temon semakin maju dan masyarakatnya lebih sejahtera,” pungkas Kepala Desa.




